Kenapa Mobil Modern Lebih Gampang Ringsek? Ini Penjelasan Crumple Zone dan Fakta di Baliknya

  • Beranda /
  • Berita & Event /
  • Kenapa Mobil Modern Lebih Gampang Ringsek? Ini Penjelasan Crumple Zone dan Fakta di Baliknya
Kenapa Mobil Modern Lebih Gampang Ringsek? Ini Penjelasan Crumple Zone dan Fakta di Baliknya

Kenapa Mobil Modern Lebih Gampang Ringsek? Ini Penjelasan Crumple Zone dan Fakta di Baliknya

  • Post by Admin

Kenapa Mobil Modern Lebih Gampang Ringsek? Ternyata Ini Alasannya

Mobil Baru Kesenggol Dikit Langsung Penyok, Kenapa?

Banyak pemilik kendaraan yang merasa mobil-mobil modern saat ini lebih mudah penyok dibandingkan mobil keluaran tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Bahkan benturan ringan dengan trotoar, tembok, atau kendaraan lain sering kali meninggalkan kerusakan yang cukup terlihat pada bodi mobil.

Sebaliknya, mobil-mobil lawas seperti Toyota Kijang Kapsul, Isuzu Panther, atau sedan Jepang generasi lama dikenal memiliki bodi yang terasa lebih kokoh. Tidak jarang mobil hanya mengalami goresan ringan meskipun mengalami benturan yang cukup keras.

Lalu muncul pertanyaan, apakah kualitas mobil modern memang lebih buruk dibandingkan mobil zaman dulu?

Jawabannya tidak sesederhana itu.

Crumple Zone: Alasan Utama Mobil Modern Mudah Ringsek

Salah satu alasan utama mengapa mobil modern terlihat lebih mudah ringsek adalah karena adanya teknologi **Crumple Zone** atau **Zona Deformasi**.

Crumple zone merupakan bagian kendaraan yang sengaja dirancang untuk menyerap energi benturan saat terjadi kecelakaan. Area ini umumnya berada pada:

* Bagian depan mobil
* Bagian belakang mobil
* Sebagian sisi kendaraan

Ketika terjadi tabrakan, area tersebut akan melipat, penyok, atau hancur secara terkontrol. Tujuannya adalah menyerap energi benturan sebelum mencapai kabin penumpang.

Dengan demikian:

* Guncangan yang diterima pengemudi dan penumpang menjadi lebih kecil.
* Risiko cedera serius dapat berkurang.
* Struktur kabin tetap terlindungi.

Artinya, mobil yang terlihat ringsek belum tentu lebih lemah. Justru kerusakan tersebut merupakan bagian dari sistem keselamatan yang dirancang oleh pabrikan.

Mengapa Mobil Era 90-an Terlihat Lebih Kuat?

Mobil-mobil keluaran tahun 1990-an umumnya dibangun dengan filosofi yang berbeda.

Pada masa itu banyak produsen mengutamakan:

* Rangka yang lebih kaku
* Bodi yang lebih tebal
* Penggunaan baja berat
* Struktur yang sangat kokoh

Akibatnya mobil memang terlihat lebih tahan benturan dari luar.

Namun ada kekurangan besar.

Ketika terjadi kecelakaan, energi benturan tidak banyak diserap oleh bodi kendaraan, melainkan langsung diteruskan ke kabin penumpang. Dengan kata lain, mobil mungkin tampak tetap utuh, tetapi risiko cedera bagi pengemudi dan penumpang justru lebih tinggi.

Kenapa Plat Mobil Modern Lebih Tipis?

Selain faktor crumple zone, mobil modern memang menggunakan material yang berbeda dibandingkan kendaraan lama.

Jika pada era 1990-an banyak mobil menggunakan ketebalan plat lebih dari 0,9 mm, maka saat ini sebagian besar mobil menggunakan ketebalan sekitar:

* 0,6 mm – 0,9 mm untuk banyak mobil Jepang
* Tergantung kelas dan harga kendaraan

Penggunaan material yang lebih tipis dilakukan karena beberapa alasan

1. Mengurangi Bobot Kendaraan

Semakin ringan sebuah mobil, semakin kecil tenaga yang dibutuhkan mesin untuk menggerakkannya.

Keuntungannya:

* Konsumsi BBM lebih irit
* Emisi lebih rendah
* Performa lebih efisien

2. Menekan Biaya Produksi

Material yang lebih ringan dan tipis membantu produsen mengurangi biaya produksi sehingga harga jual tetap kompetitif.

3. Mengikuti Regulasi Modern

Banyak negara kini menerapkan standar emisi dan efisiensi bahan bakar yang ketat. Mobil ringan menjadi salah satu solusi untuk memenuhi aturan tersebut.

Bumper Mobil Modern Lebih Rapuh

Jika diperhatikan, bumper mobil modern hampir seluruhnya menggunakan material plastik.

Hal ini berbeda dengan beberapa mobil lama yang menggunakan struktur lebih keras atau bahkan diperkuat logam.

Penggunaan bumper plastik memiliki beberapa keuntungan:

* Lebih ringan
* Lebih murah diproduksi
* Lebih mudah dibentuk
* Membantu menyerap benturan ringan

Namun konsekuensinya, bumper lebih mudah pecah atau rusak ketika terjadi benturan.

Apakah Mobil LCGC Lebih Mudah Ringsek?

Mobil Low Cost Green Car (LCGC) memang sering dianggap lebih mudah penyok dibandingkan mobil pada kelas yang lebih tinggi.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor:

* Material bodi yang lebih tipis
* Fokus pada efisiensi biaya produksi
* Bobot kendaraan yang dibuat seringan mungkin

Karena itu tidak jarang benturan ringan saja sudah menimbulkan kerusakan yang cukup besar pada panel bodi kendaraan.

Meski demikian, bukan berarti seluruh aspek keselamatan mobil LCGC buruk. Banyak model tetap dirancang mengikuti standar keselamatan yang berlaku.

Apakah Mobil Modern Lebih Aman Daripada Mobil Lama?

Secara umum, jawabannya adalah **ya**.

Mobil modern memiliki berbagai fitur keselamatan yang tidak dimiliki mobil lawas, seperti:

* Airbag
* ABS (Anti-lock Braking System)
* Electronic Stability Control (ESC)
* Struktur kabin yang diperkuat
* Crumple Zone
* Seatbelt Pretensioner

Dalam pengujian tabrak modern, mobil masa kini umumnya memperoleh skor keselamatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan era 1990-an.

Jadi meskipun bodinya terlihat lebih mudah rusak, perlindungan terhadap penumpang justru lebih baik.

Benarkah Mobil Cina Lebih Tebal

Salah satu alasan mengapa beberapa mobil Cina terlihat lebih kokoh adalah penggunaan plat dengan ketebalan yang relatif lebih besar.

Secara umum disebutkan bahwa:

| Asal Mobil | Ketebalan Plat Umum |
| ---------- | ------------------- |
| Jepang     | 0,6 – 0,9 mm        |
| Korea      | 0,6 – 0,9 mm        |
| Cina       | 0,9 – 1,2 mm        |
| Eropa      | 1,0 – 1,3 mm        |
| Amerika    | >1,3 mm             |

Namun perlu diingat bahwa ketebalan plat bukan satu-satunya faktor penentu keselamatan. Desain struktur, kualitas baja, serta teknologi keselamatan aktif dan pasif juga sangat berpengaruh.

Mobil Kuat Belum Tentu Lebih Aman

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap mobil yang tidak penyok berarti lebih aman.

Faktanya, tujuan utama mobil modern bukan membuat kendaraan tetap utuh saat tabrakan, melainkan melindungi penumpang di dalamnya.

Karena itu produsen sengaja mendesain bagian tertentu agar rusak dan menyerap energi benturan. Dengan cara ini, risiko cedera serius dapat ditekan semaksimal mungkin.

Kesimpulan

Mobil modern memang lebih mudah ringsek dibandingkan mobil keluaran lama. Namun kondisi tersebut bukan semata-mata karena kualitas yang menurun.

Ada tiga alasan utama:

1. **Crumple Zone** untuk menyerap energi benturan dan meningkatkan keselamatan.
2. **Efisiensi bahan bakar** melalui penggunaan material yang lebih ringan.
3. **Efisiensi biaya produksi** agar harga kendaraan tetap kompetitif.

Meski terlihat lebih rapuh dari luar, mobil modern sebenarnya dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih baik kepada pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan.

Jadi, ketika melihat mobil baru mudah penyok atau ringsek, jangan langsung menganggap kualitasnya buruk. Bisa jadi justru itulah yang membuatnya lebih aman saat terjadi benturan.

20

JUN